Kronologis dan Fase Pembangunan Masjid Istiqlal dan IAMC Center

Penyusunan rencana pembangunan masjid ini dimulai sejak bulan Maret 2012. Pada saat awal perencanaan, IAMC telah menetapkan bahwa:

1.    Apabila yang dibeli adalah lahan tanah kosong tanpa ada bangunan serta tidak ada prasarana atau fasilitasnya, maka tahap pertama yang dilakukan adalah dengan mendirikan bangunan sementara (temporary building) yang digunakan sebagai masjid sebagai pusat ibadah, kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di atas lahan tersebut.

2. . Apabila yang dibeli adalah berupa lahan yang sudah ada bangunan dan prasarananya, maka bangunan tersebut akan digunakan sebagai masjid sementara setelah direnovasi dan dimodifikasi  seperlunya. Bangunan ini akan digunakan dan dimanfaatkan sampai berdirinya bangunan masjid permanen sebagaimana yang direncanakan.

Pada tanggal 1 Agustus 2013 (3Q13), IAMC telah membeli tanah kosong seluas 5,14 acre beralamat di 16728 Old Richmond Road, Sugarland, Texas 77498 seharga $537.398 secara tunai.

Akan tetapi, sekitar sebulan kemudian salah satu organisasi dari komunitas muslim lainnya telah juga membeli sebidang tanah yang berdekatan langsung dengan tanah yang dimiliki oleh IAMC tersebut. Maksud dan tujuan pembelian tanah berdekatan oleh komunitas tersebut adalah sama, yakni juga ingin membangun masjid.

Setelah melalui negosiasi panjang dan intensif yang memakan waktu beberapa bulan, maka untuk menghindarkan adanya bangunan masjid yang sangat berdekatan, akhirnya IAMC mengambil sikap arif dan bijaksana untuk melepas dan menjual tanah tersebut.

Pada tanggal 23 Juni, 2014 tanah tersebut dijual dengan harga $571.000 dengan term dua kali pembayaran oleh pembeli, yaitu uang muka $228.400 dan sisanya sebesar $342.600 harus dibayarkan oleh pembeli sebelum atau pada saat jatuh tempo tanggal 23 Juni 2015.

Setelah menjual tanah kosong tersebut serta dengan mempertimbangkan berbagai faktor, diantaranya survey lokasi, pemilihan lokasi yang strategis, preferensi jamaah muslim Indonesia, ijin kepemilikan dan ijin pemakaian properti serta pertimbangan agar properti yang akan dibeli tersebut berupa tanah yang sudah ada bangunannya sehingga bisa segera dipergunakan sebagai masjid sementara, dan juga kemampuan pendanaan yang memungkinkan, maka sejak itu IAMC fokus mencari lahan properti yang sudah ada bangunan dan prasarana di dalamnya.

Pada tanggal 26 Desember 2014 (4Q14), IAMC telah mendapatkan properti yang diinginkan dan telah menandatangani kontrak pembelian properti tersebut yang merupakan tanah seluas 5,4 acre (sekitar 21.853 meter persegi ) berikut dua buah bangunan lama yang masing-masing memiliki luas 2800 sq.ft dan 6000 sq.ft. Harga pembelian properti ini adalah sebesar $1.250.000 (satu juta dua ratus lima puluh ribu dolar Amerika)

Properti yang dibeli IAMC ini beralamat di 15303 McKalske Road, Sugarland, Texas 77498.

Berikut ini adalah Garis Besar Rencana Fase Pembangunan Masjid Istiqlal dan IAMC Center. 

 

1.    Fase 1: Oktober 2014 sampai Juni 2015 (4Q14 sampai 2Q15)

Fase Pembelian Properti dan Renovasi Bangunan Untuk Masjid Sementara

Padat tanggal 26 Desember 2014, IAMC telah menanda tangani kontrak pembelian properti berupa tanah seluas 5,4 acre (21.853 meter persegi) beserta dua buah banguan di atasnya, yakni satu berupa rumah seluas 2800 sq.ft dan satu lagi berupa bangunan gereja seluas 6000 sq.ft. Alamatnya di 15303 McKaskle Road, Sugarland, Texas 77498 dan dibeli dengan harga $1.250.000 (satu juta dua ratus lima puluh ribu dolar Amerika).

Rencananya, bangunan gereja akan direnovasi, diperbaiki dan dimodifikasi sehingga dapat digunakan sebagai bangunan masjid sementara. Sedangkan bangunan rumah akan digunakan untuk tempat tinggal imam dan sebagiannya akan digunakan sebagai pusat kegiatan dan kantor secretariat IAMC.

Beberapa kegiatan ibadah, pendidikan, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan diharapkan sudah dapat segera dilaksanakan dan diselenggarakan dengan adanya dua bangunan tersebut, termasuk di dalamnya pelaksanaan shalat lima waktu, shalat Jum’at, pendidikan agama Islam dan sekolah Al-Qur’an, halaqah dan pengajian rutin, kegiatan olahraga serta kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

 

2.    Fase 2:  Juli 2015 sampai Juli 2017 (3Q15 sampai 3Q17)

Rencana Induk dan Fase Pembangunan Masjid Istiqlal

Direncanakan pada awal kuartal ketiga, Juli 2015 (3Q15) IAMC sudah memiliki blue print Rencana Induk (Master Plan) Pembangunan Masjid Istiqlal, IAMC Center serta rencana pengembangan selanjutnya. Dalam rencana induk tersebut, fase fundraising, perancangan, desain arsitek dan periode waktu pembangunan Masjid Istiqlal adalah mulai dari bulan Juli 2015 sampai Juli 2017. Jadi diharapkan pembangunan masjid dapat diwujudkan dalam waktu dua tahun terhitung mulai Juli 2015.

Pelaksanaan fase 2 ini dibagi atas dua tahap urutan berikut ini:

Fase 2a: Pembangunan lapangan parkir untuk masjid. Direncanakan pembangunan lapangan parkir ini dilakukan lebih dahulu sebelum pembangunan fisik masjid. Ini adalah merupakan standar umum yang sering dilakukan untuk memastikan akses sebelum, pada saat atau sesudah pembangunan masjid selesai akan berjalan lancar.

Fase 2b: Pembangunan masjid akan dimulai setelah fasilitas lapangan parkir telah tersedia.

Perkiraan biaya pembangunan masjid adalah sebesar $1,2 juta. Ini adalah tantangan berat berikutnya yang akan dihadapi oleh IAMC, yakni untuk menggalang dana pembanguan masjid.

 

3.    Fase 3: Agustus 2017 sampai Desember 2017 (3Q17 sampai 4Q17)

Fase Renovasi dan Modifikasi Gedung Sekolah

 

Apabila pembangunan masjid Istiqlal pada fase 2 selesai sesuai dengan rencana, maka diharapkan mulai bulan Agustus 2017 (3Q17), bekas bangunan masjid sementara yang luasnya sekitar 6000 sq.ft (557 meter persegi) dapat dimodifikasi untuk dipergunakan sebagai ruang-ruang kelas dan kantor sekolah secara penuh.

Dengan memanfaatkan gedung yang sudah ada ini, maka biaya pembangunan gedung sekolah dapat dihemat dalam jumlah yang sangat besar, karena biaya yang diperlukan hanya untuk renovasi dan modifikasi yang diperkirakan sekitar $75.000.

Sekolah yang dicita-citakan adalah sekolah pendidikan Islam dan Tahfidz Qur’an untuk anak-anak dan remaja.

 

4.    Fase 4: Januari 2018 sampai Desember 2019 (1Q18 sampai 4Q19)

Fase Pembangunan Gedung Serba Guna

 

Diharapkan pembangunan Gedung Serba Guna ini sudah dapat dimulai pada awal Januari 2018 (1Q18). Gedung ini didesain sebagai multi purpose building sehingga fungsinya dapat disesuaikan dengan berbagai bentuk kebutuhan dan keperluan termasuk diantaranya yang utama adalah untuk mengantisipasi kelebihan (overflow) jamaah masjid. Oleh karena itu, gedung serba guna ini akan didesain dan dibangun sedemikian rupa agar berdekatan (connect and accessable) dengan masjid.

Disamping itu, gedung ini juga dimaksudkan dapat berfungsi sebagai tempat konferensi, pameran, gathering, ataupun acara walimah perkawinan dan lainnya, yang semuanya dapat disewakan.Direncanakan gedung serba guna ini desainnya memiliki sentuhan dan ciri khas seni budaya Indonesia yang Islami baik interior maupun eksteriornya.

Perkiraan biaya untuk bangunan seluas 7000 sq.ft ini adalah sekitar $975,000.

 

DONATE NOW

Get Updates